Sabtu, 23 April 2011
...dan sebatang rokok
Kamis, 21 Januari 2010
Teknologi Pengolahan Air Limbah
Tujuan utama pengolahan air limbah ialah untuk mengurai kandungan bahan pencemar di dalam air terutama senyawa organik, padatan tersuspensi, mikroba patogen, dan senyawa organik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme yang terdapat di alam. Pengolahan air limbah tersebut dapat dibagi menjadi 5 (
- Pengolahan Awal (Pretreatment)
Tahap pengolahan ini melibatkan proses fisik yang bertujuan untuk menghilangkan padatan tersuspensi dan minyak dalam aliran air limbah. Beberapa proses pengolahan yang berlangsung pada tahap ini ialah screen and grit removal, equalization and storage, serta oil separation. - Pengolahan Tahap Pertama (Primary Treatment)
Pada dasarnya, pengolahan tahap pertama ini masih memiliki tujuan yang sama dengan pengolahan awal. Letak perbedaannya ialah pada proses yang berlangsung. Proses yang terjadi pada pengolahan tahap pertama ialah neutralization, chemical addition and coagulation, flotation, sedimentation, dan filtration. - Pengolahan Tahap Kedua (Secondary Treatment)
Pengolahan tahap kedua dirancang untuk menghilangkan zat-zat terlarut dari air limbah yang tidak dapat dihilangkan dengan proses fisik biasa. Peralatan pengolahan yang umum digunakan pada pengolahan tahap ini ialah activated sludge, anaerobic lagoon, tricking filter, aerated lagoon, stabilization basin, rotating biological contactor, serta anaerobic contactor and filter. - Pengolahan Tahap Ketiga (Tertiary Treatment)
Proses-proses yang terlibat dalam pengolahan air limbah tahap ketiga ialah coagulation and sedimentation, filtration, carbon adsorption, ion exchange, membrane separation, serta thickening gravity or flotation. - Pengolahan Lumpur (Sludge Treatment)
Lumpur yang terbentuk sebagai hasil keempat tahap pengolahan sebelumnya kemudian diolah kembali melalui proses digestion or wet combustion, pressure filtration, vacuum filtration, centrifugation, lagooning or drying bed, incineration, atau landfill.
Jumat, 20 Juni 2008
Minggu, 04 Mei 2008
hidup tu sulit...
apax yg sulit???
apa yang dari kehidupan tu keras???
takdir???
memang untuk berbicara tu mudah, sangat mudah
tapi ....
coba dan selalu coba untuk dijalani biar sulit dan sungguh
jgn pernah merasa berada diatas
jgn pernh merasa di bawah jga
tapi jadikanlah dirimu tu merupakan bagian dari semua kehidupan...
Jumat, 04 April 2008
kERuSakaN hABitAT

Secara sederhana habitat merupakan tempat hidup mahkluk hidup, dimana mahkluk hidup tersebut melakukan segala aktifitasnya seperti mencari makan, tidur bersarang dan lainnya. Kerusakan habitat dari suatu jenis mahkluk hidup dapat mengakibatkan kepunahan dari jenis mahkluk hidup tersebut. Selain kerusakan habitat, perubahan habitat juga merupakan ancaman bagi kepunahan dari jenis mahkluk hidup.
Tipe dari habitat itu sendiri sangat beragam antara lain berupa hutan, mangrove, sawah, laut,
Dari pertambangan, maka adanya pembukaan jalan untuk aktifitas sehingga mengkibatkan fragmentasi habitat yang menghalangi penyebaran dan kolonisasi satwa. Dengan kerusakan dan perubahan habitat inilah maka banyak satwa yang mengalami penurunan jumlahnya yang berujung pada kepunahan. Walaupun ada beberapa jenis satwa yang mampu beradaptasi dengan habitat barunya tetapi tetap saja terjadi penurunan jumlah populasi berbagai jenis satwa. Selain penurunan populasi, satwa cacat sebelum lahir dapat terjadi akibat pengaruh polusi. Dengan begitu penyebab terbesar untuk kepunhanan bagi satwa yaitu rusaknya habitat bagi satwa tersebut.

